Articles by "Antariksa"
Tampilkan postingan dengan label Antariksa. Tampilkan semua postingan

Assalamua’laikum, salam sejahtera untuk pengunjung setia semua, pada kesempatan kali ini Putra kembali dengan informasi luar angkasa tentang Lubang Hitam. Untuk lebih jelasnya silahkan sobat review sendiri.

Lubang hitam bisa diartikan sebagai benda langit yang memiliki medan gravitasi yang begitu kuat, diyakini muncul pada saat runtuhnya bintang dengan ledakan yang sangat masif. Karena tidak ada cahaya yang bisa lolos dari situ, orang-orang dipastikan tidak bisa melihat lubang hitam.

Di sebelah kiri, gambar optik dari Digitized Sky Survey menunjukkan Cygnus X-1, yang digariskan dalam kotak merah. Cygnus X-1 ini terletak di dekat daerah aktif besar pembentukan bintang di galaksi Bima Sakti, seperti yang terlihat pada gambar ini yang membentang sekitar 700 tahun cahaya dari tata surya. Ilustrasi seorang seniman di sebelah kanan menggambarkan apa yang para astronom pikirkan sedang terjadi di dalam sistem Cygnus X-1. Cygnus X-1 adalah lubang hitam yang sering disebut dengan sebutan stellar-mass black hole, sebuah kelas lubang hitam yang berasal dari jatuhnya sebuah bintang masif. Studi baru dengan data yang diperoleh dari teleskop Chandra dan beberapa teleskop lainnya telah menentukan putaran lubang hitam tersebut, massa, dan jarak dengan akurasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Ukuran yang berbeda dari Black Hole

Lubang hitam ada yang berbentuk kecil dan ada juga yang berukuran besar. Lubang hitam yang berukuran kecil sama kecilnya dengan satu atom yang sering dipelajari oleh seorang ilmuwan. 'Stellar' adalah jenis lubang hitam lainnya. Massanya yaitu, jumlah materi atau barang dalam sebuah benda bisa dua puluh kali lebih banyak dari massa matahari.
'Supermassive' adalah lubang hitam dengan ukuran terbesar. Mereka memiliki massa lebih dari satu juta matahari secara bersamaan. Sebuah lubang hitam supermasif bisa ditemukan di pusat setiap galaksi besar. Ilmuwan telah membuktikan fakta ini. Sagitarius merupakan lubang hitam supermasif yang terdapat di pusat galaksi Bima Sakti, yaitu galaksi dimana bumi ini berada.

Formasi Lubang Hitam

Para ilmuwan berpendapat bahwa lubang hitam kecil terbentuk pada saat alam semesta dimulai. 'Stellar' terjadi saat pusat dari sebuah bintang besar jatuh pada dirinya sendiri. Peristiwa ini mengacu kepada ledakan supernova. Supernova digambarkan sebagai bintang meledak dengan ledakan yang membuat bagian bintang beterbangan ke luar angkasa. Lubang hitam supermasif diyakini terbentuk bersamaan dengan terbentuknya galaksi tempat 
mereka berada.

Sejarah

Gagasan sebuah lubang hitam dikemukakan oleh John Michell untuk pertama kalinya pada tahun 1783. Gagasan ini selanjutnya dipromosikan oleh Pierre Simon seorang matematikawan pada tahun 1796. Kemudian sebuah solusi modern dari sebuah lubang hitam ditemukan pada tahun 1916 oleh Karl Schwarzschild. Tapi penafsirannya baru diterbitkan pada tahun 1958 oleh David Finkelstein.

Properti dan Struktur

Menurut teorema, lubang hitam memiliki tiga sifat fisik independen :
  1. Massa.
  2. Muatan.
  3. Gerakan sudut.

Ketika dekat dengan lubang hitam, ruang-waktu akan mulai berubah bentuk. Lebih banyak jumlah jalur ke arah menuju lubang hitam daripada menjauh. Hal ini disebabkan oleh fitur yang paling menentukan dari lubang hitam, yaitu, acara cakrawala atau dalam istilah sainsnya dikenal dengan The Event Horizon. Ini adalah batas waktu ruang angkasa dimana materi dan cahaya yang hanya bisa lewat dan seterusnya menuju kedalam massa lubang hitam.

Menemukan Kehadirannya

Interaksi lubang hitam dengan benda lain dan dengan radiasi elektromagnetik dapat membantu dalam menyimpulkan kehadirannya. Ilmuwan dapat mempelajari bintang untuk mengetahui apakah mereka mengorbit lubang hitam. Lubang hitam dan bintang, saat mereka berdekatan, akan menghasilkan energi cahaya yang sangat tinggi yang tidak terlihat oleh mata manusia namun ilmuwan bisa melacak cahaya ini melalui satelit dan teleskop di angkasa.

Akhir kata hanya sekian yang dapat Putra bagikan untuk pengunjung semua pada kunjungan kali ini, jika sobat bingung silahkan bertanya di kolom komentar dengan menggunakan etika yang benar, jika sobat suka silahkan sobat bagikan dengan mencantumkan nama sumbernya.

Thanks for visiting.

Be happy and always make magic happen.

Assalamua’laikum, salam sejahtera untuk pengunjung setia semua, pada kesempatan kali ini Putra kembali dengan informasi luar angkasa tentang Hukum Pergerakan Planet-Planet. Untuk lebih jelasnya silahkan sobat review sendiri.

Pada tahun 1543, seorang astronom Polandia yang bernama Nicolaus Copernicus (1473-1543) mengemukakan teorinya yang menganggap bahwa Matahari adalah pusat tata surya (teori heliosentris). Anggota-anggota tata surya yang lain beredar mengelilingi Matahari. Pendapat Copernicus ini kemudian disempurnakan oleh Johannes Kepler di abad yang sama.

Johannes Kepler (1571-1630)

Kepler mengemukakan  3 hukum pergerakan planet-planet, diantaranya :

a. Hukum I Kepler

“Orbit setiap planet berbentuk elips dan Matahari terletak pada salah satu fokusnya”.

Titik terjauh planet dari Matahari disebut titik aphelium, sedang titik terdekat planet dari Matahari disebut titik perihelium. Bumi berada pada titik apheliumnya pada tanggal 5 Juli yang berjarak sekitar 152 juta km dari Matahari. Bumi berada pada titik periheliumnya pada tanggal 5 Januari pada jarak sekitar 147 juta km dari Matahari.

b. Hukum II Kepler

“Dalam jangka waktu yang sama, garis yang menghubungkan planet dengan Matahari selama revolusi planet tersebut akan melewati bidang yang luasnya sama”.

Kelajuan edar planet akan lebih cepat jika berada di dekat Matahari dibanding dengan kelajuan planet saat jauh dari Matahari.

c. Hukum III Kepler

“Kuadrat kala revolusi planet-planet berbanding lurus dengan pangkat tiga jarak rata-ratanya dari Matahari”.


Akhir kata hanya sekian yang dapat Putra bagikan untuk pengunjung semua pada kunjungan kali ini, jika sobat bingung silahkan bertanya di kolom komentar dengan menggunakan etika yang benar, jika sobat suka silahkan sobat bagikan dengan mencantumkan nama sumbernya.

Thanks for visiting.

Be happy and always make magic happen.

Assalamua’laikum, salam sejahtera untuk pengunjung setia semua, pada kesempatan kali ini Putra kembali dengan informasi luar angkasa tentang Tata Surya. Untuk lebih jelasnya silahkan sobat review sendiri.

Bumi adalah sebuah planet dengan Bulan sebagai satelitnya. Kedua termasuk anggota tata surya. Bumi mengedar mengelilingi Matahari, sedangkan Bulan beredar mengelilingi Bumi. Bulan bersama-sama dengan bumi beredar mengelilingi Matahari. Tahukah kamu apa yang menyebabkan Bumi mengelilingi Matahari, dan Bulan bersama dengan Bumi beredar mengelilingi Matahari ? mungkin sobat akan mendapat jawabannya setelah membaca habis postingan ini.

Bumi menyerupai sebuah bola yang melayang di angkasa. Bumi bergerak mengitari Matahari. Ada benda-benda lain di jagat raya ini yang secara bersama-sama dengan Bumi mengelilingi Matahari. Benda-benda langit ini merupakan sebuah kelompok. Bumi adalah salah satu anggota kelompok benda langit yang berpusat pada Matahari. Bumi, Matahari, dan anggota kelompok yang lain termasuk dalam sebuah sistem yang disebut tata surya. Bumi hanyalah salah satu planet yang terdapat dalam tata surya yang berpusat pada Matahari. Anggota tata surya yang lain selain planet-planet adalah satelit,asteroid, komet, dan meteorid. Berikut di bawah ini putra jelasin secara singkat penjelasannya.

1. Planet


Sampai saat ini, diketahui terdapat delapan planet dalam tata surya kita. Kedelapan planet tersebut adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Garis edar masing-masing planet berbentuk elips dan tidak saling berpotongan.

a. Karakteristik Planet

dalam mengelilingi Matahari, planet mengikuti garis edar tertentu yang disebut orbit. Peredaran planet-planet mengelilingi matahari pada orbitnya disebut revolusi. Waktu yang diperlukan oleh sebuah planet untuk satu kali melakukan revolusi disebut kala revolusi. Sedangkan perputaran planet mengelilingi sumbunya disebut rotasi. Waktu yang diperlukan oleh planet untuk satu kali melakukan rotasi disebut kala rotasi. Semua planet dalam mengelilingi Matahari pada orbitnya akan membentuk bidang edar. Bidang edar masing-masing planet hampir berimpitan. Bidang edar bumi disebut ekliptika.

b. Planet Dalam

planet dalam terdiri dari :
  • merkurius.
  • Venus.
  • Bumi.
  • Mars.

c. Planet Luar

planet luar terdiri dari :
  • Yupiter.
  • Saturnus.
  • Uranus.
  • Neptunus.

2. Satelit



Ada benda-benda langit lainnya yang juga termasuk anggota tata surya, yaitu satelit. Satelit beredar mengelilingi planet sehingga disebut sebagai pengiring planet. Satelit bersama dengan planet mengelilingi Matahari.

Di dalam tata surya terdapat sekitar 85 satelit alamiah yang diketahui, Bumi mempunyai satu satelit, yaitu Bulan, Saturnus mempunyai 26 satelit, Yupiter mempunyai 16 satelit, Uranus mempunyai 27 satelit, Mars mempunyai 2 satelit, dan Neptunus mempunyai 13 satelit. Belum diketahui apakah planet lain juga mempunyai satelit atau tidak.

Dari keseluruhan satelit, hanya lima satelit yang berukuran sama atau lebih besar daripada Bulan, sedangkan sisanya lebih kecil daripada Bulan. Titan (satelit saturnus) merupakan satelit terbesar kedua, sedangkan Ganymede (satelit yupiter) merupakan satelit yang paling besar. Kedua satelit ini diketahui mempunyai atmosfer.

3. Asteroid atau Planetoid



Asteroid atau planetoid adalah planet-planet kecil yang jumlanya puluhan ribu dan mengorbit mengelilingi Matahari. Letak orbit asteroid sejajar dengan ekliptika bumi dan terletak diantara orbit Mars dan Yupiter. Orbit asteroid hampir berbentuk lingkaran. Namun, ada juga beberapa yang mempunyai bentuk elips. Salah satu contoh asteroid yang memiliki orbit elips adalah asteroid Icarus. Karena Icarus memiliki orbit elips, Icarus pernah mendekati bumi sampai jarak beberapa puluh ribu kilometer.

Diameter rata-rata asteroid hanya 2 kilometer. Namun, ada juga steroid yang besar, yaitu Ceres yang memiliki diameter lebih dari 900 km. Sedangkan asteroid Pallas, Juno, dan Vesta diperkirakan memiliki diameter antara 200 km sampai 600 km. Semua asteroid tidak memiliki atmosfer. Ada pula asteroid yang mengorbit Matahari ditempat lain, namun kebanyakan ditemukan di antara lintasan orbit Mars dan Yupiter.

4. Komet


Komet sering disebut dengan nama bintang berekor, walaupun sebenarnya komet bukanlah bintang. Komet yang terkenal dan muncul setiap 76 tahun sekali adalah komet Halley. Komet Halley ditemukan oleh Edmund Halley. Komet ini muncul terakhir kali pada tahun 1986, dan akan muncul lagi pada tahun 2062.

Komet disebut bintang berekor karena memiliki bagian yang menyerupai ekor. Ekor komet terbentuk dari debu dan gas membeku yang menguap saat mendekati matahari. Ekor komet sangat panjang. Panjangnya dapat mencapai jutaan kilometer. Arah ekor komet selalu membelakangi Matahari.

Beberapa contoh komet antara lain :
  • Komet Encke, tampak setiap 3,3 tahun sekali.
  • Komet Brooks, tampak setiap 7 tahun sekali.
  • Komet Gale, tampak setiap 11 tahun sekali.
5. Meteorid


Meteorid adalah benda langit denga ukuran bervariasi, mulai dari besar butiran pasir hingga sebesar batu kali. Meteorid yang jatuh ke Bumi dan terbakar disebut meteor. Sobat mungkin pernah melihat meteor, dan menyebutnya sebagai bintang jatuh. Kamu dapat menyaksikan meteor jika malam sedang cerah.

Beberapa meteor yang jatuh ke Bumi berukuran sangat besar, sehingga materinya tidak habis terbakar. Bagian meteor yang sampai ke permukaan Bumi disebut meteorid. Meteorid berukuran sangat besar dan bermassa puluhan ton.

Akhir kata hanya sekian yang dapat Putra bagikan untuk pengunjung semua pada kunjungan kali ini, jika sobat bingung silahkan bertanya di kolom komentar dengan menggunakan etika yang benar, jika sobat suka silahkan sobat bagikan dengan mencantumkan nama sumbernya.

Thanks for visiting.

Be happy and always make magic happen.